MENYOAL PENGGUNAAN ISTILAH ‘KELOMPOK SEMINAT’ PERDAMI

Oleh dr. Riki Tsan,SpM

Pada Rapat Kerja Nasional ( RAKERNAS ) Perdami 7-8 Juli di Surabaya, pada sesi Rapat Pengurus Pusat ( PP )  Perdami dan Pengurus Cabang Perdami telah diusulkan untuk melaukan tinjauan ulang terhadap penamaan KELOMPOK SEMINAT seperti terdapat di dalam struktur kepengurusan PP Perdami (  http://perdami.or.id/?page=content.view&alias=perdami_pusat ).  Salah satu alasannya ialah bahwa penamaan SEMINAT juga terdapat di dalam struktur kepengurusan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia ( PB IDI ). Untuk tidak mengacaukan  istilah Seminat ini, maka peserta Rakernas Perdami telah mengusulkan untuk merubah istilah KELOMPOK SEMINAT yang terdapat di dalam struktur kepengurusan PP Perdami.

Dalam komentarnya terhadap usulan perubahan nama Kelompok Seminat ini, Dr.Suratmin, SpM (K) menyampaikan pendapatnya sebagai berikut :

” Sebenarnya kelompok Seminat Perdami sudah memenuhi ketentuan Dokter Seminat IDI. Ajukan saja struktur organisasi kelompok seminat Perdami ke IDI untuk mendapat pengakuan IDI. Kewajiban PP Perdami dan kelompok seminatnya untuk mmemperjuangkan keberhasilan hal ini. Bisa saja namanya sedikit berobah. Contoh: di Perdami bernama Kelompok seminat Neurooftalmologi, di IDI bernama Perhimpunan Dokter Seminat Neurooftamologi” (
https://perdamibekasi.wordpress.com/2012/08/20/hasil-rakernas-perdami-3/#comments ).

Berikut adalah tanggapan saya.

Mari kita lihat terlebih dahulu kedudukan PERDAMI dan PERHIMPUNAN DOKTER SEMINAT di dalam Anggaran Rumah Tangga Ikatan Dokter Indonesia (ART IDI ).

Di dalam ART IDI Pasal 31, Perhimpunan Dokter Spesialis ( diantaranya PERDAMI ) termasuk salah satu dari 4 anggota    ( unsur ) dari Majelis Pengembangan Pelayanan Keprofesian ( MPPK ). 3 anggota lainnya ialah Perhimpunan Pelayanan Dokter Tingkat Pertama ( PPDP ), PERHIMPUNAN DOKTER SEMINAT (PDSm) dan Perhimpunan dalam Badan Kajian.

MPPK adalah badan otonom IDI di tingkat pusat yang bertanggung jawab kepada sidang khusus muktamar ( Pasal 31 ayat 1.a )

Singkatnya. MPPK punya 4 unsur/anggota yaitu PERHIMPUNAN DOKTER SPESIALIS ( salah satunya adalah PERDAMI ) ,PPDP, PERHIMPUNAN DOKTER SEMINAT dan Perhimpunan dalam Badan Kajian. Disini terlihat, Kedudukan Perhimpunan Dokter Spesialis ( salah satunya Perdami ) setara dengan kedudukan Perhimpunan Dokter Seminat, yaitu sama sama anggota MPPK.

Bagaimana kedudukan KELOMPOK SEMINAT di dalam struktur kepengurusan PP Perdami ?. Tentang Seminat ada termaktub di ART Perdami Bab III VIII tentang Keseminatan Bidang Ilmu Kesehatan Mata, yang terbagai atas 9 Keseminatan ( pasal 25 ). Tidak disebut sebut disana tentang Kelompok Seminat. Di dalam struktur kepengurusan PP Perdami, Kelompok Seminat berada di bawah Departemen Pembinaan dan Pengembangan Profesi ( DP3). DP3 berada di bawah Ketua PP Perdami.

Nah, mari kita komparasikan kedudukan KELOMPOK SEMINAT ( KS ) dan PERHIMPUNAN DOKTER SEMINAT ( PDSm ) . KS berada di bawah DP3.DP3 berada di bawah Ketua PP. Ketua PP adalah salah satu anggota MPPK IDI, yang kedudukannya setara dengan PDSm. Alangkah jauhnya perbedaan kedudukan KS dan PDSm !.

Dari sisi terminologis, juga terlihat perbedaan antara KS dan PDSm. Kelompok Seminat Perdami adalah sekumpulan dokter sepesialis mata yang memiliki minat yang sama dalam salah satu Cabang ( Keseminatan ) di bidang Ilmu Kesehatan Mata.

Bagaimana tentang  Perhimpunan Dokter Seminat IDI ?. Tentang Perhimpunan Dokter Seminat ( PDSm ) IDI termaktub di dalam ART IDI, Pasal 45. Pada ayat 1 Status Khusus, disebutkan bahwa dokter – dokter yang mempunyai minat yang sama dalam lapangan ilmu kedokteran maupun bidang ilmu non kedokteran yang menunjang pengembangan keilmuan dan profesi kedokteran , bergabung dalam wadah PERHIMPUNAN DOKTER KESEMINATAN Bidang Keilmuan ( PDSm ).

Kepengurusan PDSm disahkan dan dikukuhkan oleh SK Pengurus Besar IDI.

Contoh, Perhimpunan Dokter Seminat Tulang Belakang Indonesia ( Pertubesi atau Indonesia Spine Society ) pengurusnya terdiri dari Dokter Spesialis Bedah Ortopedi, Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik, Dokter Spesialis Radiologi, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Anastesi, Dokter Spesialis Syaraf dan BedahSyaraf,Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dan Dokter Spesialis Akupunktur. Anggotanya terdiri dari dokter dari berbagai multidisiplin. Selain yang telah disebut di atas, ada juga epidemiolog, kedokteran jiwa dan dokter umum.

PDSm yang sudah eksis sekarang ini , selain Pertubesi, ada lagi Perhimpunan Dokter Seminat Neuroimaging Indonesia , Perhimpunan Dokter Seminat Asuransi Indonesia dan lain lain.

Singkat kata. Dalam kacamata IDI, istilah Seminat dinisbatkan kepada sekumpulan dokter spesialis dari berbagai latarbelakang keilmuan/disiplin yang berbeda , ditambah dokter umum dan profesi non dokter yang memiliki minat yang sama dalam bidang ilmu kedokteran tertentu atau juga bidang ilmu non kedokteran tetapi yang menunjang pengembangan ilmu dan profesi kedokteran.

Dengan perbedaan kedudukan dan perbedaan terminologi antara Kelompok Seminat Perdami dan Perhimpunan Dokter Seminat IDI seperti telah diuraikan di atas, maka pertanyaannya ialah apakah istilah Kelompok Seminat  ini bisa kita rubah begitu saja mejadi Perhimpunan Dokter Seminat  ?.

Apakah, misalnya Kelompok Seminat Neurooftalmologi Perdami bisa segera bermetamorfosis menjadi Perhimpunan Dokter Seminat Neurooftalmologi, seperti diusulkan oleh sejawat dr. Suratmin ?.

Mohon ma’af  atas kesalahan dan kekeliruan.

Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s