MARI KITA BANTU SAUDARA SAUDARA KITA !,

SPANDUK KATARAK
Salah satu kendala dalam mengatasi persoalan  buta katarak di Indonesia adalah biaya operasi katarak yang terlalu mahal ( 3 sampai 7 juta rupiah ) yang hampir tidak bisa dijangkau oleh sebagian besar para pengidap penyakit katarak di negeri ini, yang umumnya berasal dari masyarakat miskin atau masyarakat dengan tingkat sosioekonomi rendah/lemah.

Para pengidap buta katarak yang secara massif  telah muncul di tengah tengah masyarakat kita sejak puluhan tahun yang silam, kini tidak  lagi hanya menjadi persoalan medis saja, tetapi telah menjelma menjadi masalah sosial. Buta katarak tidak hanya  menurunkan produktivitas seseorang, tetapi juga dapat mengganggu interaksi sosial dan ketergantungan secara ekonomis.

Karena itulah, organisasi profesi seperti Persatuan Dokter Spesialis Mata (Perdami ) selalu mengadakan kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak ( yang lazim disebut dengan Baksos Katarak ) secara gratis untuk masyarakat miskin/tidak mampu .
Seperti misalnya, yang akan dilaksanakan oleh Perdami Cabang Bekasi pada Rabu, 27 November 2013, di RS Grand Wisata, Bekasi.

Ayo, mari kita bantu saudara saudara kita untuk mengikuti kegiatan sosial ini sehingga mereka dapat kembali menikmati terangnya dunia ciptaan Tuhan ini, seperti kita kita yang saat ini masih dianugerahi mata yang sehat.

Segera daftarkan saudara saudara kita tersebut !!.
Masih ada tersisa kuota 20 pasien lagi

One response

  1. Soemardoko Tjokrowidigdo | Reply

    Kepada seluruh teman Sejawat,

    Saya mohon dengan hormat untuk tidak lagi memakai kata-2 “GRATIS” dalam Proyek Sosial Operasi Katarak ini. Kenapa demikian alasan saya sebagai berikut: 1. Kata Gratis seolah-olah pelaksanaan kegiatan “Bhakti Sosial” ini tidak memerlukan biaya isama sekali, padahal kenyataannya barang habis pakai seperti obat-2an utk operasi, IOL semuanya harus dibeli.

    2. Semua petugas yang terkait langsung dengan kegiatan ini tidak mendapatkan imbalan hanya sekedar mendapatkan uang transport. Mulai dari persiapan, pelaksanaan dan tindak lanjut atau follow up. Kadang-2 harus mengorbankan waktunya meninggalkan keluarga 0leh karena kegiatan ini sering dilaksanakan pada akhir Pekan atau hari libur.

    3. Ada orang/Perhimpunan yang dengan sukarela menyumbangkan sebagian rezeki atau keuntungannya sehingga memungkinkan Bhakti Sosial ini dapat berlangsung.

    Berdasrkan hal-2 tersebut diatas, kita perlu mendidik warga negara Indonesia yang kebetulan kurang mampu untuk menyatakan rasa terima kasih kepada semua mereka yang telah bersedia menyumbangkan tenaga, uang dan fasilitasnya dipakai untuk dapat berlangsungnya kegiatan ini, saya mengusulkan untuk memakai kata-2 “TIDAK DIPUNGUT BIAYA” meskipun artinya sama tetapi mereka mengetahui/menyadari bahwa kegiatan ini sebetulnya membutuhkan uang.

    dengan demikian kita ikut mendidik masyarakat untuk dapat mengucapkan rasa terima kasih kepada mereka yg secara kebetulan mempunyai rezeki yang berlebih.

    Demikian untuk menjadikan periksa dan atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih

    Salam Sejawat,

    Soemardoko Tjokrowidigdo DKEK Perdami

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s